Monitor Gaming: Pengalaman Upgrade dari 60Hz ke 165Hz

Dipublikasikan: 19 Desember 2025 | Waktu baca: 12 menit | Oleh: Galih

Monitor Gaming

"60Hz cukup kok, nggak kerasa bedanya sama 144Hz." — kata saya 2 tahun lalu, sebelum akhirnya coba monitor teman yang 165Hz. 5 menit coba, langsung order monitor baru. 😂

Di artikel ini saya mau share pengalaman upgrade monitor gaming, plus panduan buat yang masih bingung pilih spek apa.

Background: Monitor Lama Saya

Monitor lama saya: LG 24" 60Hz IPS. Beli tahun 2019, waktu itu harganya sekitar Rp 1.8 juta. Untuk kerja dan casual gaming, cukup oke. Warna bagus, viewing angle lebar.

Tapi setelah PC di-upgrade (RTX 4060, bisa push 150+ FPS di Valorant), 60Hz mulai terasa... kurang. GPU mampu lebih, tapi monitor yang limiting.

Upgrade ke 165Hz: First Impression

Monitor baru: AOC 24G2SP 24" 165Hz IPS. Harga Rp 2.3 juta (promo). Waktu pertama nyalain dan gerak-gerakin mouse...

"Ini kok smooth banget?!" 🤯

Serius, bedanya kerasa banget. Mouse pointer aja terasa lebih "licin." Scrolling webpage smooth kayak butter. Dan gaming? Rasanya kayak main di dunia yang beda.

Perbedaan yang KERASA

1. Mouse Movement

Ini yang paling obvious. Di 165Hz, cursor mouse terasa nyambung dengan gerakan tangan. Di 60Hz, sekarang kerasa kayak ada delay (padahal dulu nggak sadar). Sekali coba high refresh rate, susah balik.

2. Gaming FPS (Valorant, CS2, dll)

Game changer. Literally. Di game competitive FPS, smoothness 165Hz bikin tracking musuh lebih gampang. Flick shot terasa lebih responsive. Apakah rank saya langsung naik? Nggak sih 😅, tapi feel bermainnya jauh lebih nyaman.

3. Input Lag Berkurang

Monitor high refresh rate biasanya punya input lag lebih rendah. Artinya waktu antara input (klik mouse) dan tampil di layar lebih singkat. Untuk competitive gaming, ini meaningful.

4. Motion Blur Berkurang

Di 60Hz, objek bergerak cepat suka blur. Di 165Hz, jauh lebih jelas. Ini noticeable banget di game racing atau FPS dengan movement cepat.

Perbedaan yang NGGAK Terlalu Kerasa

1. Game Slow-Paced

Untuk game kayak Civilization, Stardew Valley, atau turn-based RPG, bedanya minimal. Bukan berarti nggak bagus, cuma nggak se-impactful di FPS.

2. Productivity Work

Untuk ngetik di Word atau browsing santai, 165Hz vs 60Hz nggak terlalu signifikan. Scrolling lebih smooth sih, tapi bukan alasan untuk upgrade kalau cuma buat kerja.

3. Watching Movies/YouTube

Kebanyakan konten video cuma 24-60 FPS, jadi monitor 165Hz nggak ada advantage. Kecuali Anda nonton YouTube gaming 120FPS video, jarang.

Panduan Spek Monitor Gaming

Buat yang mau beli monitor gaming, ini breakdown spek yang perlu diperhatikan:

Refresh Rate

Rekomendasi: 144-165Hz untuk kebanyakan gamer. Upgrade ke 240Hz cuma worth kalau main competitive game seriously.

Panel Type

Resolusi

Response Time

Angka marketing (1ms, 0.5ms) biasanya GtG (Gray to Gray) yang optimistic. Real-world biasanya lebih tinggi. Yang penting: IPS modern dengan 1-4ms GtG sudah cukup bagus untuk gaming.

Rekomendasi Monitor 2025

Budget (Rp 1.5-2.5 juta)

AOC 24G2SP - 24" FHD 165Hz IPS. This is the one I bought. Great value.

MSI G24C4 - 24" FHD 144Hz VA curved. Alternatif kalau suka curved.

Mid-Range (Rp 3-5 juta)

LG 27GP850-B - 27" QHD 165Hz Nano IPS. Warna excellent.

ASUS VG27AQ1A - 27" QHD 170Hz IPS. Reliable choice.

High-End (Rp 5-10 juta)

Samsung Odyssey G7 - 27" QHD 240Hz VA curved. Best VA panel.

Dell S2722DGM - 27" QHD 165Hz VA curved. Great for immersion.

Tips Sebelum Beli

  1. Sesuaikan dengan GPU: Monitor 165Hz percuma kalau GPU cuma bisa 60 FPS. Pastikan GPU mampu push FPS tinggi.
  2. Consider desk space: 27" di meja kecil bisa overwhelming.
  3. Cek review independent: Rtings.com, Hardware Unboxed
  4. Coba langsung kalau bisa: Visit toko untuk lihat real.
  5. Jangan obsesi sama spec: 144Hz vs 165Hz nyaris nggak kerasa.

Kesimpulan: Worth It?

Buat saya? 100% worth it. Upgrade dari 60Hz ke 165Hz adalah salah satu keputusan gaming setup terbaik yang saya buat. Terutama untuk FPS games, perbedaannya signifikan.

Tapi perlu dicatat: ini bukan upgrade yang "wajib." Kalau Anda casual gamer yang main Stardew Valley atau single-player RPG, 60Hz masih perfectly fine. Prioritas upgrade lain (GPU, SSD) mungkin lebih impactful.

Kalau mau lihat-lihat monitor atau compare langsung, bisa mampir ke area Mangga Dua. Banyak toko yang display monitor untuk dicoba.

Happy gaming! 🎮