Pengalaman Pertama Kali Rakit PC Gaming Sendiri

Dipublikasikan: 27 Desember 2025 | Waktu baca: 15 menit | Oleh: Adi

PC Gaming Setup yang saya rakit

Jadi ceritanya tahun lalu, setelah bertahun-tahun pengen punya PC gaming tapi cuma mampu nonton review di YouTube, akhirnya saya memberanikan diri rakit PC sendiri. Budget pas-pasan, pengetahuan minim, tapi semangat membara. Hasilnya? Surprisingly, berhasil! Dan di artikel ini saya mau share pengalaman plus tips biar Anda nggak ulangi kesalahan yang sama.

Spoiler alert: ada cerita konyol soal saya yang hampir nangis karena PC nggak mau nyala setelah dirakit. Ternyata cuma lupa colok kabel power CPU. Noob moment yang memalukan tapi sekarang jadi cerita lucu. 😅

Awal Mula: Kenapa Rakit Sendiri, Bukan Beli Jadi?

Awalnya saya tipe orang yang mikir "ah ribet banget rakit sendiri, beli jadi aja." Tapi setelah iseng hitung-hitungan, ternyata selisihnya lumayan:

Selain itu, rakit sendiri artinya saya bisa pilih komponen sesuai kebutuhan. Mau storage gede? Bisa. Mau prioritas GPU daripada CPU? Bisa. Mau casing yang aesthetic? Tinggal pilih.

Plus, ada kepuasan tersendiri waktu pertama kali nyalain PC dan dia beneran nyala. Rasanya kayak jadi Tony Stark versi budget. 🔧

Budget Saya Waktu Itu: Rp 12 Juta

Saya nggak mau ngutang atau maksa budget, jadi target saya clear: maksimal Rp 12 juta untuk PC only (belum termasuk monitor, keyboard, mouse). Ini breakdown yang akhirnya saya beli:

Build Saya (Desember 2024)

CPU: AMD Ryzen 5 5600 - Rp 1.850.000
GPU: NVIDIA RTX 4060 - Rp 4.500.000
Motherboard: Gigabyte B550M DS3H - Rp 1.200.000
RAM: 16GB DDR4-3200 (2x8GB) - Rp 550.000
SSD: NVMe 500GB - Rp 450.000
PSU: Seasonic 550W 80+ Bronze - Rp 750.000
Casing: NZXT H510 Flow - Rp 900.000
Cooler: Stock cooler AMD (gratis)
TOTAL: Rp 10.200.000

Masih sisa Rp 1.8 juta yang akhirnya saya pake buat beli monitor 24" 144Hz bekas. Total setup kurang dari budget. Mission accomplished!

Proses Pembelian: Jangan Kayak Saya 😬

Ini bagian yang saya agak malu ceritakan. Waktu itu saya masih noob, jadi ada beberapa kesalahan:

Kesalahan #1: Beli Komponen di Banyak Tempat Berbeda

Saya pikir bisa hemat kalau bandingkan harga di 5-6 toko berbeda. Hasilnya? Ribet, ongkir numpuk, dan waktu klaim garansi nanti jadi repot karena harus ke banyak toko.

Lesson learned: Mending beli di satu toko yang lengkap. Selisih harga biasanya nggak seberapa, tapi kemudahannya worth it.

Kesalahan #2: Nggak Research Compatibility

Saya hampir beli motherboard socket LGA 1700 untuk CPU AMD. Untung pas mau checkout, ada yang remind di forum. Kalau kebeli, disaster total.

Lesson learned: Cek PCPartPicker untuk validasi compatibility sebelum beli. Website ini free dan super helpful.

Kesalahan #3: Lupa Beli Thermal Paste

Stock cooler AMD memang sudah ada pre-applied thermal paste, tapi kalau Anda beli aftermarket cooler, belum tentu include. Saya almost stuck karena ternyata cooler yang saya beli nggak ada paste-nya.

Hari H: Proses Rakit

D-Day akhirnya tiba. Semua komponen sudah sampai, YouTube tutorial sudah di-bookmark, dan saya siap mental untuk kemungkinan terburuk (PC meledak? 😂). Ini timeline saya:

Step 1: Pasang CPU ke Motherboard (15 menit)

Ini bagian yang paling bikin nervous. CPU itu mahal dan fragile. Tapi ternyata gampang—AMD punya alignment yang jelas, tinggal match dengan segitiga di socket. Jangan dipaksa! Kalau susah masuk, berarti posisinya salah.

Step 2: Pasang RAM (5 menit)

Gampang tapi perlu tenaga. Dorong sampai "klik." Pastikan masuk di slot yang benar (biasanya slot 2 dan 4 untuk dual channel).

Step 3: Pasang SSD M.2 (5 menit)

Colok ke slot M.2, sekrup. Done. Ini bagian paling gampang.

Step 4: Pasang Cooler (20 menit)

Stock cooler AMD gampang—tinggal hook ke bracket yang sudah ada di motherboard. Tapi kalau pakai aftermarket cooler, bisa lebih ribet karena perlu ganti bracket.

Step 5: Masukkan Motherboard ke Casing (15 menit)

Pasang standoff dulu di casing, baru taruh motherboard dan sekrup. Pastikan I/O shield terpasang sebelumnya (ini yang sering dilupakan).

Step 6: Pasang PSU (10 menit)

PSU biasanya di bawah casing. Pasang, lalu mulai cabeling.

Step 7: Cabeling (45 menit - bagian paling lama)

Ini yang paling bikin frustasi. Banyak kabel, banyak connector, dan semuanya harus bener. Yang penting:

Step 8: Pasang GPU (5 menit)

RTX 4060 surprisingly nggak gede-gede banget. Colok ke slot PCIe x16, sekrup ke casing, colok kabel power. Selesai.

⏱️ Total waktu rakit: sekitar 2 jam

Termasuk break untuk nonton YouTube tutorial di tengah-tengah karena bingung. Kalau udah pengalaman, mungkin bisa 45 menit - 1 jam.

Momen Menegangkan: First Boot

Setelah semua terpasang, saatnya momen of truth. Tekan tombol power...

Nggak ada reaksi. 😱

Panik level 1000. Kepala mulai pusing mikirin skenario terburuk. GPU rusak? CPU mati? Motherboard DOA?

Setelah 30 menit panik dan hampir mau bawa ke toko, saya coba cek ulang semua kabel satu per satu. Dan nemuin... kabel 8-pin CPU belum kecolok. 🤦‍♂️

Colok, tekan power lagi, dan...

FAN BERPUTAR! LAMPU NYALA! DISPLAY KELUAR! 🎉

Rasanya kayak menang lotre. Saya literally teriak sendiri di kamar jam 11 malam. Tetangga mungkin mikir saya gila.

Tips untuk yang Mau Rakit Pertama Kali

Dari pengalaman saya, ini tips yang bisa saya share:

Tips Praktis

  1. Tonton tutorial dulu, minimal 2-3 video berbeda. Setiap YouTuber punya cara jelasi yang beda, jadi nonton beberapa bisa kasih perspektif lebih lengkap.
  2. Siapkan meja kerja yang luas dan terang. Rakit di lantai itu menderita buat punggung.
  3. Foto setiap langkah. Berguna kalau perlu troubleshoot atau mau tanya di forum.
  4. Jangan panik kalau nggak langsung nyala. 90% masalah first boot itu kabel nggak kecolok dengan benar.
  5. Ground yourself sebelum pegang komponen. Pegang benda logam untuk discharge static electricity. Ini serius, static bisa merusak komponen.

Hasil Akhir: Gimana Performanya?

Setelah install Windows dan driver, saatnya testing. Ini hasil benchmark dan gaming saya:

Untuk budget Rp 10 juta-an, saya puas banget dengan hasilnya. PC ini bisa handle hampir semua game modern di 1080p dengan setting high.

Penutup: Worth It Banget!

Kalau Anda masih ragu buat rakit PC sendiri, saran saya: coba aja! Prosesnya nggak se-menakutkan yang dibayangkan. Dengan panduan dari internet dan sedikit keberanian, siapapun bisa melakukannya.

Yang penting: jangan malu untuk tanya. Forum Reddit seperti r/buildapc, atau grup Facebook komunitas PC gaming Indonesia, pada helpful banget. Saya sendiri banyak terbantu dari sana.

Kalau ada pertanyaan atau mau diskusi soal build, feel free untuk kontak saya lewat halaman Kontak. Atau kalau di Jakarta dan mau beli komponen, bisa mampir ke COC Komputer di Mangga Dua—tempat saya beli sebagian besar komponen untuk build ini.

Semoga pengalaman saya ini bermanfaat. Happy building! 🔧🎮